Awas! Perhatikan Hal Ini Sebelum Beli Laptop Bekas Murah

Laptop bekas murah

Awas! Perhatikan Hal Ini Sebelum Beli Laptop Bekas Murah

Membeli laptop bekas murah dibandingkan yang baru memiliki beberapa keuntungan, terlepas dari apakah Anda sedang mencari laptop pertama atau laptop Anda saat ini sudah mendekati akhir masa pakainya.

Membeli laptop bekas, apalagi yang harganya terjangkau, menguntungkan dari sisi fungsionalitas sebab laptop itu sendiri terhindar dari sampah elektronik.

Meskipun begitu, ada hal yang perlu Anda perhatikan dan pertimbangkan sebelum membeli laptop bekas. Di artikel ini kami akan membahas tips memilih laptop bekas yang wajib Anda perhatikan!

1. Tetapkan tujuan mengapa Anda harus membeli laptop bekas

Perlu diketahui bahwa laptop bekas bukan berarti tidak bisa digunakan. Faktanya, sebagian besar laptop dirancang secara signifikan lebih kuat daripada yang dibutuhkan. Hal ini bisa menguntungkan Anda ketika hendak membeli laptop bekas.

Contohnya seperti notebook bisnis dan workstation dengan model yang lebih umum. Anda dapat mengganti memori, hard drive, baterai, atau komponen lain sesuai keinginan Anda karena lebih mudah diperbaiki dan dimodifikasi.

Itulah mengapa Anda perlu menetapkan tujuan mengapa Anda harus membeli laptop bekas daripada yang baru.

2. Pilih laptop bekas dengan masa pakai di bawah 1 tahun

Yang satu ini juga penting untuk diperhatikan sebelum membeli laptop bekas murah. 

Biasanya, makin lama masa pakai sebuah laptop bekas, maka semakin murah pula harganya.

Namun, Anda juga perlu mengetahui bahwa laptop yang masa pakainya terlalu lama berpotensi memiliki masalah atau kerusakan di bagian tertentu.

Jika hendak membeli laptop murah bekas, carilah laptop yang masa pakai masih di bawah 1 tahun. Laptop seperti ini juga biasanya masih dilindungi oleh garansi. Sehingga membuat laptop tersebut masih cukup terjamin.

3. Periksa spesifikasi laptop

Secara umum, Anda sebaiknya mencoba menggunakan laptop dengan memori DDR4 minimal 8 GB, penyimpanan SSD 256 GB atau lebih, dan prosesor Intel Core i5 generasi ke-8 atau lebih.

Karena hard drive jauh lebih lambat dibandingkan SSD, jauhi laptop bekas murah yang penyimpanannya HDD.

Jika Anda ingin meminimalkan ketegangan mata akibat tampilan laptop, pertahankan resolusi 1080p atau lebih tinggi. Jika Anda menginginkan akurasi warna dan sudut pandang yang lebih baik, pilih panel IPS daripada panel TN.

4. Periksa kondisi hardware

Pastikan hardware dalam kondisi yang baik atau sesuai dengan deskripsi yang diberikan penjual.

Anda bisa memeriksa hardisk dari laptop yang ingin dibeli. Jika performa saat melakukan copy-paste sejumlah file di antara folder atau drive ternyata lambat, kemungkinan hardisk tersebut bermasalah.

Anda juga perlu memeriksa seluruh tombol keyboard serta mousepad apakah masih dalam keadaan yang layak dan berfungsi dengan baik. Sebab kedua bagian tersebut akan sulit diganti dan memerlukan biaya yang cukup tinggi apabila ada kerusakan.

Yang tak kalah penting, pastikan juga port USB, fan, webcam, WiFi, layar, dan hal lain masih berfungsi dengan baik.

5. Periksa kisaran harga di pasaran

Satu lagi hal wajib yang perlu Anda perhatikan apabila hendak membeli laptop bekas murah, yaitu memeriksa kisaran harga laptop yang Anda incar di pasaran.

Ada baiknya untuk mengetahui harga pasaran dari laptop baru, sebab Anda dapat menjadikannya dasar untuk negosiasi dengan penjual. 

Dengan begitu, Anda dapat ancang-ancang berapa kisaran harga yang pantas untuk sebuah laptop bekas murah yang ingin Anda bidik.

Baca juga: Layar Laptop Rusak Mendadak? Lakukan Langkah Ini untuk Perbaiki!

Itu dia hal terpenting yang perlu Anda perhatikan sebelum hendak membeli laptop bekas murah. Tentunya, Anda juga perlu memperhatikan keaslian barang dan penjual, apalagi jika Anda membeli secara online.

Semoga artikel ini membantu. Jalan lupa kunjungi Alomos di Lazada Mall untuk belanja kebutuhan hardware yang menunjang laptop Anda!

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.